Publication Ethics
Etika publikasi di Fana: Journal of Mythology and Islamic Metaphysics (Jurnal Fana) diterapkan untuk memastikan kualitas ilmiah yang tinggi, menjaga integritas akademik, serta menjamin pengakuan yang adil atas setiap karya dan gagasan ilmiah. Mengingat fokus kajian jurnal ini pada mitos, mistis, dan metafisika dalam perspektif Islam, standar etika menjadi fondasi utama dalam menjaga objektivitas, kedalaman analisis, dan tanggung jawab ilmiah.
Penilaian Artikel: Seluruh naskah yang masuk akan melalui proses peer review dan diharapkan memenuhi standar keunggulan akademik. Jika disetujui oleh editor, naskah akan dinilai oleh para reviewer yang identitasnya dirahasiakan (double-blind review). Penulis diperbolehkan mengajukan nama penelaah yang ingin dikecualikan melalui surat pengantar, namun keputusan akhir tetap berada pada editor. Tim editorial Jurnal Fana dapat meminta penilaian tambahan di luar proses standar apabila naskah memiliki implikasi teologis, etis, sosial, atau sensitif terhadap keyakinan masyarakat. Editor berhak menunjuk reviewer khusus, menambah editor pendamping, atau menolak naskah berdasarkan pertimbangan akademik.
Plagiarisme: Penulis tidak diperkenankan menggunakan kata, data, atau ide pihak lain tanpa atribusi yang tepat. Semua sumber harus dikutip secara jelas. Jurnal Fana menggunakan perangkat lunak pendeteksi kesamaan (Turnitin) untuk memeriksa tumpang tindih naskah. Naskah dengan tingkat kemiripan di atas batas toleransi yang ditetapkan akan ditolak. Artikel yang terbukti melakukan plagiarisme setelah dipublikasikan dapat dikoreksi atau ditarik kembali (retracted).
Pengiriman Ganda dan Publikasi Redundan: Jurnal Fana hanya menerima naskah asli yang belum pernah diterbitkan dalam bentuk apa pun, termasuk dalam bahasa lain. Artikel yang pernah dipublikasikan sebagai preprint, repositori institusi, atau tesis masih dapat dipertimbangkan dengan penjelasan yang jelas. Naskah yang sedang dalam proses penilaian di jurnal lain tidak boleh diajukan secara bersamaan. Publikasi versi pengembangan (extended version) dari artikel konferensi diperbolehkan dengan catatan adanya pengembangan substansial dan pencantuman sumber sebelumnya. Praktik publikasi redundan (salami slicing) atau duplikasi dapat berujung pada penolakan atau penarikan artikel.
Manipulasi Sitasi: Penulis tidak diperkenankan memasukkan sitasi yang tidak relevan demi meningkatkan jumlah sitasi pihak tertentu. Editor dan reviewer juga dilarang meminta tambahan referensi yang bertujuan meningkatkan sitasi pribadi atau jurnal tanpa alasan akademik yang sah.
Fabrikasi dan Falsifikasi Data: Segala bentuk fabrikasi atau falsifikasi data, termasuk manipulasi kutipan, sumber, atau interpretasi teks, merupakan pelanggaran serius. Artikel yang terbukti melakukan pelanggaran ini akan ditolak atau ditarik kembali.
Kepenulisan dan Ucapan Terima Kasih: Semua penulis yang tercantum harus memberikan kontribusi signifikan terhadap penelitian dan menyetujui isi naskah. Kontributor non-penulis harus dicantumkan dalam bagian Acknowledgments dengan izin yang bersangkutan. Perubahan susunan penulis wajib diberitahukan dan disetujui oleh seluruh penulis.
Konflik Kepentingan: Konflik kepentingan adalah kondisi yang dapat memengaruhi objektivitas penulis, editor, atau reviewer. Semua potensi konflik, baik finansial, institusional, intelektual, maupun ideologis, harus dinyatakan secara terbuka. Jika tidak ada konflik, penulis wajib mencantumkan pernyataan: “Penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan terkait publikasi artikel ini.”
Editor dan Reviewer: Editor dan reviewer wajib menolak menangani naskah apabila memiliki hubungan personal, profesional, atau finansial dengan penulis yang dapat memengaruhi objektivitas. Mereka juga wajib menjaga kerahasiaan naskah dan tidak memanfaatkan isi naskah untuk kepentingan pribadi.
Sanksi: Apabila Jurnal Fana menemukan pelanggaran etika publikasi, sanksi yang dapat diterapkan meliputi: penolakan naskah, larangan pengiriman naskah dalam jangka waktu tertentu, pencabutan artikel yang telah diterbitkan, serta larangan bertindak sebagai editor atau reviewer. Sanksi tambahan dapat diberlakukan sesuai tingkat pelanggaran.



