Teori Perusahaan: Menjaga Keseimbangan Antara Etika dan Syariah
Keywords:
Teori Perusahaan, Etika Bisnis, Maqasid Syariah, Rantai Pasok HalalAbstract
Teori Perusahaan dengan etika bisnis dan prinsip syariah, mencakup: landasan tujuan dan batas-batas perusahaan; kerangka tata kelola syariah dan Maqāṣid al Sharī‘ah; bukti empiris kinerja dan risiko perusahaan/portofolio syariah; integrasi ESG–Syariah; dan praktik rantai pasok halal berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur. Temuan utama menunjukkan pergeseran dari maximisasi keuntungan ke optimisasi nilai yang menyeimbangkan kinerja keuangan, manfaat sosial–lingkungan, dan kepatuhan syariah; tata kelola syariah yang kuat meningkatkan akuntabilitas, mitigasi risiko, dan reputasi sambil mengurangi ketidakpatuhan. Bukti terbaru juga menunjukkan bahwa saham yang sesuai syariah cenderung berkinerja lebih baik dengan risiko yang lebih rendah. Implikasi praktis meliputi merancang tujuan perusahaan yang selaras dengan syariah (M ObjF), menganggarkan biaya kepatuhan sebagai investasi tata kelola, dan menerapkan Maqāṣid–ESG Balanced Scorecard; sementara agenda penelitian berfokus pada standarisasi metrik kinerja, pengukuran biaya–manfaat kepatuhan, dan integrasi data kepatuhan ke dalam pengambilan keputusan korporat.


